Belakangan ini, pesantren kembali menjadi pusat perhatian publik Indonesia. Bukan hanya karena perannya dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga karena hadirnya sejumlah series yang menjadikan kehidupan pesantren sebagai inti ceritanya. Santri Pilihan Bunda (2025), A dan Z: InsyaAllah Cinta (2026), dan Hati Suhita Series (2026) menjadi contoh bahwa dunia pesantren masih memiliki daya tarik yang kuat bagi masyarakat luas. Menariknya, sebagian karya tersebut lahir dari novel atau tulisan populer yang kemudian diadaptasi ke layar kaca. Santri Pilihan Bunda diadaptasi dari novel karya Salsyabila Falensia, sedangkan A dan Z: InsyaAllah Cinta diadaptasi dari cerita Wattpad karya Erlis Kurniyanti yang telah dibaca lebih dari 29 juta kali. Fenomena ini menunjukkan bahwa sastra pesantren tidak berhenti di halaman buku; ia terus bergerak, bertransformasi, dan menemukan ruang baru di tengah budaya populer.









